REINKARNASI 4 (End)

CreditPosterbyArinYessy@PosterChannel
CreditPosterbyArinYessy@PosterChannel

 

By.Alana

Bang Yongguk and Park Jiyeon

Support Cast.

Moon Jongup | Kim Himchan |Jung Daehyun

Rated G | Romace/comfort/mistery/crime

.

 

 

Ambulance berjalan dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit terdekat. Aku hanya merasakan kekhawatiran yang tak bisa kulukiskan. Menatap Jiyeonku dengan selang oksigen dan infus membuatku kehilanga akal sehatku.

 

“Kenapa mobilnya berjalan lambat ? kenapa belum sampai rumah sakit juga !” Makiku pada semua yang berada di dalam ambulance.

 

“Bersabarlah !”  Polisi Moon mencoba untuk menenangkan diriku.

 

Akhirnya mobil ambulance tiba di rumah sakit. Mereka sibuk menurunkan Jiyeon dan aku hanya memandang dari jarak yang tidak terlalu dekat karena petugas medis itu menghalangiku untuk mendekat.

 

Untuk waktu yang cukup lama aku terduduk di bangku tunggu. aku bersama tubuh Polisi Moon yang sama-sama menanti dengan kecemasan.

 

“Sekarang ceritakan padaku apa hubunganmu dengan Jiyeon ?”  Tanya Polisi Moon diantara rasa cemasnya.

 

“Aku tidak tahu. Aku hanya menemukannya sebagai perwujudan Jiyeonku di masa lalu. Aku dulu mempunyai istri , wajahnya begitu  mirip dengan dirinya. Kisah yang terjadi antara Jiyeonku dengan dia, hampir sama. Aku terbunuh oleh mantan kekasih istriku. Dan hingga detik ini au masih terjebak di dimensi ini , aku masih belum bisa melanjutkan perjalananku. Aku tidak mengerti kenapa aku harus seperti ini. Apakah aku merasa memiliki hutang yang harus aku bayar? Mungkin dengan menyelamatkan Jiyeonku di masa ini, aku bisa melanjutkan kehidupanku. ”

 

Polisi Moon mendengarkan dengan begitu tenang. Dia hanya tidak mengerti dengan apa yang terjadi.

 

“Apakah dia orang yang sama? Orang yang membunuhmu dengan sosok Himchan ?”

 

“Tidak. Dia berbeda. Dulu orang itu adalah Daehyun. Dia yang membunuku. Tapi sekarang berbeda. Walau semula aku mengira itu adalah dia tapi akhirnya semua terpatahkan oleh kemunculan Himchan.”

 

“Ya. Himchan. Dia sangat mengerikan. Dia memang terlahir untuk menjadi pembunuh. Lalu apa rencanamu sekarang ?”

 

“Aku tidak tahu. Apa aku mempunyai rencana? ”

 

 

Tiba-tiba pintu ruang gawat darurat terbuka, seorang dokter wanita keluar dengan membuka maskernya.

“Siapa yang mejadi penanggung jawab Nona Jiyeon?”Tanyanya.

 

“Saya. ”  Polisi Moon berdiri dengan sigap. Dia langsung berjalan ke arah dokter itu.

 

“Anda polisi itu ?”

 

“ya. Saya Moon Jongup. saya yang bertanggung jawab atas dia. ”

 

“Syukurlah, Nona Jiyeon bisa diselamatkan. Tapi kondisinya masih kritis. Dia masih harus dirawat beberapa hari untuk menetralkan darahnya dari kontaminasi gas itu.”

 

Jelas sang dokter. Dan Polisi Moon sepertinya mengerti, begitu juga dengan diriku. Rasa legaku melebihi rasa cemasku. Kini semua sudah berakhir. Selesai.

 

 

 

Beberapa hari kemudian aku menemuinya sudah bisa tersenyum. Dia menatap Polisi Moon dengan perasaan bahagia. Aku tidak tahu apa yang terjadi diantara mereka. Mungkin aku tidak ingin mencampuri kehiupan Jiyeonku lagi.

 

“Polisi Moon…!”  Panggil  Jiyeonku.

 

“Ya ?”  Polisi Moon mendekati Jiyeon. dia terlihat canggung ketika Jiyeon menatapnya .

 

“Apa aku boleh memanggilmu Jongup ?”

 

“Silahkan!”

 

“Kau jangan terlalu formal sekarang. Aku ingin mengucapkan terima kasih padamu tentang hal kemarin.”

 

“Yonguk hyung yang menyelamatkanmu. Aku hanya membantunya. Dia memasuki tubuhku dan menyelamatkanmu.”

 

“Yonguk ? Siapa dia ?”  tanya Jiyeon kemudian.

 

Aku tersenyum. dia tidak mengingatku lagi. Semuanya sudah dia lupakan , bahkan dia sudah tidak bisa mendengar suaraku lagi setelah dia mengingat Himchan. Apa yang harus kulakukan ?

 

“Apa kau tidak tahu tentang dia ?” tanya Polisi Moon.

 

Jiyeonku meggeleng. Ya, tidak apa-apa dia tidak mengenalku lagi. Yang penting kini hutangku di masa lalu telah terbayar. Aku berjalan menjauhinya, mereka, dan semuannya. Mungkin kini saatnya aku melanjutka perjalananku. Aku seperti melihat jalan yag terang di depanku. Langkahku terasa ringan. Jalan itu semakin naik dan naik. Aku melihat Jiyeonku tersenyum, wajahnya begitu indah dan akhirnya aku hanya bisa melihat kabut meghalangi pandanganku ke arahnya. aku tak bisa melihatnya lagi.

 

 

 

***

 

 

Author Pov.

 

 

 

Beberapa bulan kemudian, Jiyeon terlihat baru saja turun dari mobil. Polisi Moon membantunya turun degan hati-hati. Kondisi perut Jiyeon sudah begitu besar. Kehamilannya sudah menginjak bulan ke tujuh. Dia sudah semakin sulit bergerak.

 

“Sayang, sebaiknya kau jangan terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi. Lihatlah kakimu sudah mulai membengkak !” ujar Polisi Moon sambil menggandeng istrinya menaiki tangga.

 

“BAiklah. Aku juga capek dengan hak tinggi ini.”  Jiyeon meringis karena rasa lelahnya.

 

“Bagaimana perutmu ?”

 

“Dia masih bergerak terus. Tidak mau diam.”  Ujar Jiyeon mengeluhkan kondisi bayi dalam perutnya.

 

“Tentu saja dia tidak mau diam. Dia adalah bayi laki-laki. ” Polisi Moon mengantar Jiyeon ke kamar, dan merebahkan istrinya di sana.

 

“Aku akan menurunkan barang-barang belanjaan dari mobil dulu. Kau istirahatlah !”

 

Jiyeon mengangguk. Sementara itu Polisi Moon kembali ke mobil untuk mengeluarkan barang belanjaan . Mereka tadi menyempatkan diri untuk berbelanja setelah memeriksakan kondisi kandungan Jiyeon pada dokter spesialis kandungan.

 

Jiyeon mengusap perutnya. Dia tidak tahu mengapa kehamilan ini begitu cepat terjadi. Dan sekarang sudah memasuki bulan ke tujuh. Sebentar lagi dia akan melahirkan. Dia tidak melupakan malam itu, ketika dirinya dan Himchan berhubungan. Ya, bayi ini adalah anaknya. Bayi ini adaah hasil hubunganya dengan Himchan, dan Polisi Moon dengan rela mengakuinya sebagai anaknya. Dia menikahi Jiyeon untuk menjadi ayah dari anak Jiyeon. Anak seorang Himchan.

“Sayang, apa kau mau jus mangga ?”  teriak Polisi Moon dari dapur.  Namun Jiyeon sudah tertidur.

 

Dia merasa seperti berjalan diantara kabut. Perasaan asing menyelimutinya. Dimanakah ini?  pertanyaan itu mengambang. Dia mencari sesuatu namun tidak jelas. Samar-samar dia mendengar seseorang memanggilnya.

 

“Jiyeon !”  suara itu begitu dalam. Seperti pernah didengarnya.

 

“Jiyeon !”  terdengar lagi.

 

jiyeon terus melangkah walau dia tidak yakin ke mana kakinya akan membawanya. Perasaan takut menyelimutinya. Di kejauhan dia melihat cahaya. Seperti sebuah lampu yang terang. Namun ketika dia mendekat, ternyata cahaya itu hanyalah sebuah nyala api obor di pnggir danau. Seseorang memegangnya.

 

“Jiyeon ! ” sapanya. Dia laki-laki dengan suara yang begitu dalam dan menenangkan. Wajahnya penuh dengan kedamaian.

 

“Yongguk !” panggil Jiyeon kemudian. Dia mengenali sosok laki-laki itu sebagai Yongguk.

 

“Apa khabar, Jiyeonku ? Sekarang kau melihatku. ”

 

“Ya. Aku melihatmu. Kau tampan. Benarkah kau Yongguk ?”

 

“Ini aku, Yongguk.”

 

“Kenapa kau berada di sini ?” tanya Jiyeon.

 

“Aku sedang menyebrang. Sepertinya aku akan bereinkarnasi. Aku berada di dalam kandunganmu.”

 

“Kau ada di dalam perutku ?”

 

Jiyeon menatap tak mengerti. Namun lama-kelamaan bayangan Yongguk sirna. Dia seperti lenyap begitu saja. Dan cahaya itu menghilang.

 

“Yongguk !”  panggil Jiyeon.

 

Suaranya menggema ke seluruh pelosok tempat. Dia merasakan sentuhan dipundaknya.

 

“JIyeon !” panggil suara itu. Lalu Jiyeon membuka matanya, dan wajah suaminya menyapanya dengan khawatir.

 

“Kau bermimpi ?”

 

“Jongup, aku bermimpi tentang Yongguk. Dia hadir dalam mimpiku.”

 

Jiyeon mengusap perutnya lagi. Dia ada di dalam kandunganku. Dia , Yongguk apakah bereinkarnasi menjadi anakku ?

 

Batin Jiyeon. Sementara Polisi Moon hanya menatapya bingung.

 

“Jiyeon, apa kau tahu kalau Yongguk dulu, di masa lalu, adalah suamimu ?”  tanya Polisi Moon.

 

“Mungkin aku tahu. Kadang-kadang aku seperti mengenalnya, namun kadang-kadang semua itu seperti tidak nyata dalam akal sehatku.”

 

“Dia selalu menemanimu. Dia sangat menyayangimu. Dan dia menunggumu untuk menyelamatkanmu dari Himchan.”

 

“Ya. ”  Jiyeon menatap pinggiran danau dengan hati penuh luapan perasaan yang sulit untuk dialukiskan. Hidup yang penuh misteri. Dan semuanya berjalan seperti sebuah cerita bersambung yang akhirnya berakhir dengan satu kisah. Kisahku, kisah yang mungkin akan selalu menjadi satu tanda tanya dalam hidupku.

 

Jiyeon menekuni perasaannya sendiri. Sementara senja mulai beranjak gelap. Polisi Moon memapah istrinya berjalan ke dapur. Mendudukkannya di meja makan dan menyiapkan minuman segar untuknya. Dia sangat mencintai Jiyeon. Dia rela menjadi bagian dari kehidupan Jiyeon, dari kehidupan Himchan dan sekarang dia akan menjadi bagian penting untuk Yongguk. Dia akan menjadi seorang Ayah dari anak laki-laki yang akan dia beri nama Moon Yongguk.

 

Dia tersenyum pada istrinya. Tidak ada yang dia sesali. Semua sudah mejadi jalan dari kehidupannya.

 

 

 

end.

 

 

a/n

 

Nah sudah tamat ff nya. iya, pendek doang soalnya potongan dari yg kemaren. Aku gak tahu kalian puas apa ga. Tapi seperti inilah REINKARNASI versiku. Silahkan pesan-pesannya.

 

Next story di sini  JEALOUS MOON,…Ajiaaaah..Moon Jongup lagi. Ga papa ya! Dia juga sweet koq!

 

oke see you di nest ff

 

peace, Alana.

Advertisements

23 thoughts on “REINKARNASI 4 (End)”

  1. hikshiks! ane kaget! knp anak himchan T-T suer yaa pdhl udah seneng juga jongup akhirnya bisa ama jiyeon. boleh teharu kan jeng akan kebaikan moon2 :* kyaaa berasa jd cinta dia gegara ff ini! ><
    sukses! imajinasimu tingkat tinggi. *kasih tumpeng* muehehe

    Liked by 1 person

  2. Daebak..
    crtax bnr2 ngk bsa dy tbak, smpt kgt jga sc.! klw jiyi sma jong up and bkn sma young guk, udh gtw young guk brrynkrnsi x jdy ank x jiyi:( sdkt kcwa sc.! krna young guk sma jiyi ngk brstw tpy….! ngk ap2lh ff x bnr2 mnrk bngt kok:) dy tngw yc thor.. krya2 lainx ttp smngt:)
    HWAITING..

    Like

    1. Iya. Sorry kalo jalan ceritanya harus seperti itu. Nanti aq bikin lagi deh Yongguknya happy ending sama Jiyi. Thanks yaudah ngikutin sampe ke sini.

      Like

    1. Iya aku emangbselalu bikin yogguk bad boy di ff yaoi ku, pas sama Jiyeon kok jadi melow. Heran aq juga. Iya deh nanti aku bikin bad boy, biar di jewer skalian sama Jiyinya. Thanks ya!

      Like

  3. Hiks kupkir yongguk dan jiyi akan bersama huahh wae author? Dua ffmu jiyi yongguk gk ada yg happy end u.u yg 1 mreka meninggal ini jiyi dgn himchan. Buat yg happy end donk tpi jgn gnre mistri lagi buat genre bad boy donk kan cocok dgn krakter yongguk hehe ditunggu *eh wkwk

    Liked by 1 person

  4. yongguk jadi reinkarnasi anak dr jiyeon bareng himchan..joongup duhhh panggil jiyeon sayang hahaha yg masih bingung daehyun ilang kemana tuh?? di tunggu ff lainnya

    Liked by 1 person

Leave your comments, B.A.B.Y ~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s