[Zelo’sBirthday] Mitternuch – Drabble

mitternacht-ryu97-castorpolluxdsg

Mitternuch

Ryu97

.

Zelo B.A.P l Shannon Wlliams

.

Thriller

.

T

.

Drabble

.

Castorpolux @PosterChannel

.

The plot is mine. Please, Don’t silent reader!

Dedicated for Zelo’s Birthday :v

HBD Ozel 😀

.

“Biarkan hujan yang menghapus jejakmu.”


Lilin merah yang melingkari seorang gadis satu persatu dinyalakan. Pemuda jangkung berambut abulah yang menyalakannya. Dengan telaten dan penuh kesabaran ia menyalakan api di sumbu lilin-lilin merah yang melingkar membuat sebuah tanda yang cukup rumit.

“Semuanya sudah siap.” Ujarnya sambil menyalakan lilin merah terakhir. Ia mematikan pematik besinya dan memasukkannya kembali ke salah satu saku celana yang ia kenakan.

Angin berhembus menerpa rambut kecokelatan Shannon, gadis itu menelan salivanya dengan sekuat tenaga, keadaan di sekelilingnya nampak menyeramkan. Gelap, sepi dan benar – benar hening.

“Kau sudah siapkan babe?” pria berrambut abu itu menatap Shannon dengan manik mata keabuannya. Ia kini tengah mengenakan jubah kehitaman yang menutupi hampir seluruh badannya kecuali bagian bawah wajahnya yang masih terlihat.

Malam ini bulan bersinar terang setelah awan hitam beberapa kali melintas dan menutupi cahaya lembut yang cukup menerangi tempat gadis itu berdiri. Dedaunan pohon Ek saling bergesekan saat angin menerpanya. Saat ini, Shannon akan menepati janjinya, Janji yang sudah ia ucapkan beberapa hari yang lalu, janji yang akan membuatnya hidup kekal, janji yang akan membuatnya bisa bersama – sama dengan orang yang ia cintai dan janji yang memisahkannya dengan orang-orang yang menyayanginya.

“Baiklah.” Zelo berdeham sebelum membacakan mantra. Ia menyuruh Shannon untuk bersiap dengan pisau kecilnya.

AccioLamousta … “ Awan gelap kembali menutupi sang rembulan. Keadaan menjadi sangat hening bahkan suara Jangkrik yang biasa terdengar di malam haripun tidak terdengar seakan waktu berhenti seketika. Shannon kembali menelan salivanya setelah suara detakan jantungnya kembali terdengar bak dentuman music di diskotik. Aroma yang cukup asing mulai tercium oleh indera penciumannya, Zelo mengangguk menyuruh Shannon untuk menggoreskan beda tipis yang terbuat dari almunium itu di salah satu pergelangan tangannya. Shannon menutup kedua matanya. Tanpa ragu – ragu, ia mulai menyayat pergelangan tangannya dan berputar mengikuti alur lilin merah yang mengelilinginya. Darah kental terus megucur dari pergelangan tangan Shannon tetapi gadis itu seakan tidak merasakan sakit dan terus  berjalan mengikuti alur lilin merah sembari meneteskan darahnya.

BRUKKKK

Tubuhnya ambruk di pangkuan Zelo. Laki-laki berrambut keabuan itu menyunggingkan senyumannya seraya memeluk sang kekasih dan menyingkapkan beberapa helai rambut kecekolatan yang menutupi wajah cantik Shannon.

“Mulai sekarang kau benar-benar milikku.” Bisiknya. Ia mengecup bibir kemerahan Shannon sebentar membuat gadis itu kembali terbangun namun dengan suhu badan dingin dan wajah yang memucat. Ia berdiri disamping Zelo menatap kekasihnya itu dengan senyuman puas dan mengalihkan kembali manik kecokelatan yang mulai berubah warna menjadi abu-abu itu ke tempat ritual tadi. Yeah, saat ini gadis bernama Shannon itu sudah menjadi makhluk kekal seperti Zelo, tak ada satu halpun yang menghalangi mereka untuk hidup bersama sekarang.

Satu persatu lilin berwarna merah itu mati secara berurutan. Bau amis darah dan juga bercak darah itu masih terlihat diantara tumpukan dedaunan kering yang menutupi tanah.

“Bagaimana dengan darahnya? Apa kita akan menutupnya dengan tanah?” tanya Shannon, ia mulai khawatir jika ada orang lain yang akan menemukan begitu banyak bercak darah di tanah lapang seperti ini. Zelo mengangkat kepalanya. Kilat tiba-tiba saja terlihat menyambar-nyambar di langit dan tak lama hujanpun mulai turun membasahi bumi.

“Biarkan hujan yang menghapus jejakmu.”

#Fin

 

Eotthe?

Sebenernya kalo diliat dari promtnya ini tuh udah Romance-Sad banget yak, tapi apadaya daku mah gak ahli bikin romance sedih – sedihan ya jadinya begini deh, thriller gagal :v mian mian kalo tidak memuaskan ini. Jujur, aku yang nulis aja kurang greget. Berasa ada yang kurang :v

Ayo, jangan sungkan tinggalkan jejak 😀 readers-nim!

 

Advertisements

Leave your comments, B.A.B.Y ~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s